Apa itu 5G?
5G merupakan bentuk teknologi jaringan wireles generasi ke 5 yang di gadang
memiliki kecepatan dan ke stabilan yang tinggi dari teknologi-teknologi
generasi sebelumnya. 5G merupakan kelanjutan teknologi jaringan wireless atau
nirkabel yang akan menumpang pita frekuensi-tinggi pada spektrum nirkabel
antara 30 GHz dan 300 GHz. Pita frekuensi inilah yang memungkinkan 5G
mentransmisikan data lebih besar dan lebih cepat dibandingkan pendahulunya.
1. 5G
mulai digunakan pada tahun ini (2018)
Setelah
hardware terbaru untuk 5G diputuskan, sejumlah operator mulai berlomba
menggunakannya. Salahsatunya yaitu operator yang akan pertamakali menerapkannya
adalah AT&T. Operator asal Amerika Serikat tersebut berencana menggunakan
jaringan 5G untuk kebutuhan mobile pada akhir 2018, setelah melakukan ujicoba
5G tahun lalu di beberapa kota AS.
Selain
AT&T, provider lain yang tengah bersiap mewujudkan 5G di 2018 ialah
Verizon. Rencananya, di pertengahan tahun ini mereka akan mengimplementasikan
5G di Sacramento dan California, AS.
2. Perbandingan
5G dan Generasi Sebelumnya
5G
seharusnya memiliki kecepatan paling tinggi dibandingkan generasi
sebelumnya yaitu mulai dari 1G, 2G, 3G, dan 4G. Generasi 4G diketahui memiliki
kecapatan hingga 200 Mbps (atau 100Mbps). Ibaratkan file film sebesar 1GB hanya
membutuhkan waktu selama 42 detik ketika diunduh dengan menggunakan perangkat
berbasis 4G
.
Tentusaja
teknologi 5G bisa lebih cepat dari itu. Dengan
kecepatannya yang lebih dari 1 Gbps, file film berukuran 1GB seharusnya hanya
perlu waktu sekedipan mata sampai selesai diunduh. Uji coba infrastruktur 5G
yang dilakukan SK Telecom dan KOTSA di Korea, misalnya, mencatat waktu unduh
berkas sebesar 1 GB adalah 0,4 detik.
3. Ekspetasi
dari 5G
Berkembangnya
teknologi jaringan nirkabel tentu membuat harapan teknologi masa depan yang
lebih maju. 5G digadang mempunyai keunggulan-keunggulan dari teknologi jaringan
nirkabel sebelumnya. Fasilitas keuntungan yang di sediakan oleh 5G diantaranya
:
a. Kecepatan
upload dan download yang cepat
b. Koneksi
seluler yang stabil
c. Kemanan
data para pengguna
d. Memaksimalkan
kualitas panggilan vidio dan suara
e.
Serta dukungan dan
perluasan untuk menciptakan teknologi baru seperti self driving
4. 5G
di Indonesia
Sepertinya
masyarakat indonesia yang ingin mencoba menikmati jaringan tanpa kabel 5G ini
harus banyak bersabar. Pengalaman dengan teknologi 4G bisa di jadikan contoh.
4G hadir di Indonesia dalam bentuk
ujicoba sejak pertengahan tahun 2010. Kala itu
Long Term Evolution (LTE) salahsatu standar 4G diperkenalkan oleh operator
Telkomsel. Menurut laporan Open Signal bertajuk “The State of LTE” yang mendata penetrasi 4G di setiap negara per
Juni 2017, jaringan 4G di Indonesia hanya mencakup 62,7 persen
.
Artinya,
masih banyak wilayah yang tak tercakup jaringan 4G di indonesia. Padahal, sejak
mulai diujicobakan pada 2010, jaringan 4G di Indonesia kini sudah berumur 7
tahun. Jika melihat lamanya proses kehadiran 4G itu, bukan tak mungkin orang
Indonesia akan membutuhkan waktu lama untuk benar-benar bisa merasakan
teknologi 5G.
--
Kecanggihan
teknologi tidak bisa kita hindari di dunia dengan kemajuan yang pesat ini.
Banyak teknologi yang kita terima dengan mentah, menggunakan tidak sesuai
dengan mestinya. Terlihat dari munculnya berbagai kasus yang berhubungan dengan
teknologi internet.
Kesiapan
mental dan sikap dewasa sangat di perlukan dalam menikmati teknologi mutakhir
yang di sediakan dunia, itu lebih penting ketimbang kesiapan kita menyediakan
infrastruktur yang mampu menjalankan teknologi tesebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar